pilihlah dengan hati bukan dengan matamu

fire heart

Urusan ini sebenarnya amat sederhana. Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut. Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi. Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi ! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.
  “Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya”

maka pelak sudah kita kena dengan pernyataan di atas. siapa siapa yang mencintai hanya berlandaskan keadaan fisik, harta kekayaan, posisi dan jabatan maka bersiaplah untuk ditinggalkan ketika semua alasan duniawi itu memudar, dan itu pasti. tak kan ada seseorang yang akan tetap cantik di umur tua nya atau tetap gagah dengan giginya yang sudah mulai menghilang.

Dari Ibnu Majah, dari Umar, hadits marfu’, bahwasanya Rasulullah saw pernah berkata : “Janganlah kalian menikahi perempuan karena keelokannya, karena boleh jadi keelokannya itu akan binasa, jangan pula kalian menikahi perempuan karena hartanya, karena boleh jadi hartanya itu akan membuatnya berlaku angkuh/sombong/melampaui batas, tapi nikahilah seorang wanita karena agamanya, dan (ketahuilah) bahwa budak wanita yang hitam legam namun beragama lebih baik.

harta juga tidak akan mampu mempertahankan rasa suka seseorang, justru jatuh hati akan kekayaanlah yang membuat seseorang sanggup untuk bertahan walaupun tanpa cinta itu sendiri. maka tak kala harta itu mulai hilang dari genggaman, disaat itu pula seseorang akan pergi. jika materi semata yang menjadi sebab engkau menyukai atau disukai, maka jangan pernah sesali jika pada akhirnya engkau akan sendiri

lain halnya jika hati yang menjadi pedoman dalam memilih. bukan sifat-sifat keduniaan yang menjadi landasan dan azas hadirnya rasa suka apalagi cinta. ibarat mata yang memandang sisi dunia, ketika ia tertutup maka segalanya jadi hitam, hilang bersama pudarnya pandangan. hati tak akan pernah kehilangan alasan, karena sejatinya ia tak memandang apapun. ia hanya merasakan dari amalan, dari akidah, dari akhlak, sehingga rasa suka itu hadir.

hari-hari belakangan ini, kita sering menyaksikan bagaimana rasa suka sering hanya dilandasi karena lesung pipitnya, manis senyumnya, indah bola matanya, dan interpretasi yang hanya mengarah pada keadaan fisik. kadang juga menyangkut gengsi dan acap kali sekedar untuk mengejar popularitas. Sementara kriteria agama diletakkan pada urutan terakhir, bahkan sering kali diabaikan.

amat bangga bila yang disukainya memiliki sejumlah barang yang mewah dan perhiasan berlimpah kendati akhlaknya luput dari perhatian. bahkan para orang tua pun juga berpikir begitu. tak banyak orang tua sekarang yang menggunakan hati dalam memilihkan seseorang yang patut disukai sang anak.

maka sahabatku, mulai hari ini rubahlah persepsi akan segala alasan mengenai seseorang yang akan engkau kasihi. seperti pesan Rasulullah SAW dalam hadits

Dari Abu Hurairah – rhadiyallahu anhu – dari Nabi Muhammad SAW, beliau berkata : “Seorang perempuan dinikahi karena empat perkara, karena hartanya, karena kedudukannya, karena kecantikannya, (atau) karena agamanya. Pilihlah yang beragama, maka kau akan beruntung, (jika tidak, semoga kau) menjadi miskin”.

maka sahabatku, pilihlah dengan hati bukan dengan matamu
Allahu’alam bi shawab

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s