Hijrahku begini dan begitu

 Dulu aku begitu
Sekarang aku begini
Namun tak jauh dari mati

Sekarang masih begitu
Dan sampai nanti tetap begini
Aku bingung, aku heran
Seperti ada yang kurang
Namun rasanya semua sudah ku genggam
Harta dan tahta sudah di tangan
Wanita ? itu urusan belakangan

Sekarang aku tetap begini
Tak ada yang pasti
Makin bingung, aku coba untuk bertanya
Mengisi segala hasrat di dada

Pertama, psikolog
Katanya selalu pakai prolog
Ujung-ujungnya malah bilang aku gila, penuh olok olok

Benci dengan dia
Kucari yang kedua, Fisikawan
Ucapnya penuh dengan rumusan
Aku jadi bosan
Akhirnya tertidur dengan tenang

Muak dengannya
Kucari yang ketiga
seorang mubaligh muda
jawabnya sederhana
ALLAH Subhannahuwata’ala

Ya, itu dia batinku berkata
Itu yang terlupa

Itu yang kucari
Itu yang ingin aku temui
Aku tak ingin hidup selamanya begini
Aku butuh Ilahi bukannya materi
Aku butuh tranformasi
Namun apa??

Ya, “hijrah”, kata kuncinya
Berpindah itu prosesnya
Menemui Tuhan itu tujuannya
Dan bahagia adalah akhirnya

Aku takkan hidup begini
Dan takkan hidup begitu

Setelah hijrah kutempuh
Tawakkal ku sentuh
Hitam duniaku makin menjauh
Dan akhiratku makin teduh

Dulu aku begitu
Namun itu dulu
Dulu hidupku begini
Sekarang takkan lagi
Dulu dekat dengan mati
Kini cukup Ilahi

            (Allamdulillahirabbilamamin….)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s