Andai esok masih ada engkau (Ramadhan)

ramadhan ceria

Aku tertegun setelah menyaksikan sidang itsbat ba’da magrib tadi, cukup lama aku terdiam merenungi hasil keputusan menteri agama, 1 syawal jatuh tanggal 19 agustus, bingung apakah harus bahagia atau sedih, dilema

Bahagia, karna hari berbuka besar telah tiba, akhir dari jihadu nafs telah merekah gembira, namun berpaling di tinggal sang tercinta, Ramadhan… juga cukup menyayat hati

ah, ternyata besok sudah 1 syawal
Sebentar saja, sungguh hanya sekejap rasanya sang kekasih Ramadhan pergi dari pandangan, tak terasa bulir bulir air mata telah berkejaran di kedua pipiku, aku sesekali menyekanya dengan usapan lembut,

Uh, cengeng… biar saja, hati siapa yang tidak perih jika sang kekasih yang cuma bertemu sekali setahun, harus pergi lagi, 11 bulan lagi baru akan bersua, tanpa janji, tanpa kepastian, tanpa ada pelampiasan rindu, di serang sebuah pertanyaan yang cukup menghujam, akankah aku bisa berjumpa lagi, wahai cinta?

Aku kembali terkenang, peristiwa penuh makna selama sebulan ini, air mataku makin menjadi, mata ini panas, jantung ini berakselerasi cepat, ada begitu banyak kenangan penuh rindu bersama ramadhan kali ini, safari bersama saudara dari palestina, berbagi dengan adik2 di panti asuhan, senda gurau bersama adik2 pesantren ramadhan, dan yang paling utama, ibadah ibadah sunnah yang begitu hidup dan memenuhi tiap rongga jiwa,
Qiyamul lail yang menerangi malam, tilawah yang tiada putus2nya, berbagi sadaqah walau cuma seribu rupiah, ikhlas dan tetap konsisten, dan masih banyak hal hal yang membangkitkan ruhiyah, sungguh tak kuasa aku meninggalkan kenangan itu,

Masih tak rela rasanya harus berpisah begitu cepat, tanpa pamitan, tanpa pelukan hangat, tanpa lambaian mesra, aku begitu rindu detik2 bersama ramadhan tahun ini,

Namun sang kekasih harus pergi, dan aku mesti setia menunggu kehadiran nya nanti, lihat saja, andai ia datang lagi, akan aku sambut dengan penuh suka cita,

Malam ini aku terlelap, andai saja, ketika aku terjaga besok, ramadhan masih menemani di sisiku,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s